Kalian pasti pernah membaca kisah heroik Fatimah binti Khattab ketika berhadapan dengan lelaki bertubuh kekar yang hatinya dipenuhi amarah; Umar bin Khattab. Kala itu ia datang dengan sebilah pedang yang diikat di pinggangnya, dengan tujuan untuk memenggal kepala Fatimah yang berani menentang agama nenek moyangnya.
Tiba-tiba saja pukulan keras menghantam wajah wanita yang hatinya dipenuhi cahaya iman itu. Berdarah-darah wajahnya, sambil meringis dalam tangis menahan kesakitan. Tapi ia tetap berdiri, menghadapkan wajahnya pada lelaki berwajah kejam penuh kemarahan.
Pernah gak? Kamu membaca kisah keberanian seorang gadis kecil tanpa dosa. Ketika ia memperjuangkan hak yang seharusnya ia dapatkan; pendidikan. Di hadapan kawan-kawannya, sebuah peluru dari seorang tentara Taliban mendarat tepat di bagian kepalanya. Kala itu, semua orang berpikir ia akan mati. Tapi takdir berkehendak lain. Ia hidup kembali.
Kau tahu? Apa yang dilakukannya setelah itu? Bukan! Bukan berhenti lalu berdiam diri. Justru suaranya makin lantang menyuarakan kebenaran. Dialah Malala Yousafzai.
Lihat! Kisah mereka begitu menakjubkan. Gertakan dunia bahkan kematian seolah-olah bukan menjadi penghalang untuk terus melanjutkan perjuangan. Selama apa yang dilakukan benar, dan tidak bertentangan dengan firman Tuhan, maka seharunya tidak ada alasan bagi kita untuk berhenti.
Mereka siapa? Benar, mereka adalah muslimah; sama sepertimu. Yang indah dengan balutan hijabnya, yang anggun dengan perangai akhlaknya, dan yang tetap bersinar dengan cahaya iman yang tumbuh subur dalam hatinya. Status mereka sebagai muslimah bukan menjadi penghalang untuk menciptakan jejak langkah yang terukir dalam sejarah. Justru, hal tersebut yang membuat mereka percaya, bahwa memperjuangkan hal baik sejatinya tidak pernah sendirian, karena ada Allah yang senantiasa membersamai kita. Kurang apa lagi coba? Kalo Allah udah jadi support system kita, ketakutan ga boleh lagi ada dalam dada.
Kalau begitu, apakah kita sudah memiliki keberanian yang sama seperti mereka? Memperjuangkan hal baik demi mendapatkan ridha Allah; Tuhan Semesta Raya. Semoga ya.
Comments
Post a Comment